Minggu, 29 Maret 2015

Menghilangkan Dosa Dengan Tobat Dan Istighfar

Menghilangkan Dosa Dengan Tobat Dan Istighfar

Apakah Dosa itu serta bagaimana cara menghilangkannya. Umat Kristen dgn doktrin penebusan dosanya meyakini bahwa dosa manusia sudah ditebus oleh darah Yesus di tiang salib. Manusia terlalu kotor dan tak mampu menghilangkannya dengan kekuatan sendiri, hanya Yesuslah yg dpt menebus segala kesalahan. Tetapi Islam tdk mengajarkan konsep penebusan dosa itu tapi Islam mengajarkan dosa dapat dihilangkan dgn tobat. Allah menciptakan manusia gak hanya diberikan segala kemampuan jasmaniah melainkan sudah dilengkapi jg kekuatan rohaniah, termasuk ketika dia berdosa manusia sebenarnya sudah diberi kemampuan untuk bangkit, dengan bertobat & menebusnya dengan kebaikan yg lebih banyak.

Hakikat dosa bukanlah bahwa Allah menciptakan dosa lalu kemudian sesudah ribuan tahun baru terpikir oleh-Nya utk pengampunan dosa, tidak; tetapi sebagaimana lalat mempunyai dua sayap, di satu sayapnya terdapat penawar & di sebelahnya terdapat racun, demikian pula pada manusia ada dua `sayap` satu sayap maksiat & yang satu lagi sayap penyesalan.

tobat & istighfar

Tobat merupakan bukti perasaan menyesal. Ini sudah adalah kaidah umum bahwa jika seseorang memukul orang lain maka sesudahnya ia akn menyesal dan merasa bersalah, seolah-olah kedua sayapnya mengepak secara bersamaan, yaitu ketika racun beraksi terdapat pula antidotnya. Kini pertanyaannya adalah mengapa dosa tersebut dibuat, mengapa manusia tak diciptakan saja menjadi suci semua tanpa cela sebagaimana pikiran orang-orang Kristen. Jawabannya merupakan kendatipun ia racun namun karna terdapat sifat mematahkan di dalamnya, maka ia mempunyai fungsi sebagai penawar. Racun juga apabila telah melalui sebuah proses maka tersebut akan berfungsi sebagai obat. Dari racun-racun seperti tersebut banyak sekali diramu menjadi obat-obatan. Dari suatu kesalahan seorang bisa belajar sehingga menjadi insan yg lebih kuat, yg lebih awas.

Jika gak ada dosa maka akn muncul racun yang lain, yaitu racun keangkuhan yang dgn tersebut akan menghancurkan manusia. Jadi tobat akn berperan menghilangkannya. Tobat akan menghindarkan manusia dari bahaya takabur dan ujub. http://modernlivingroom.org/furniture/modern-living-room-furniture/


Bertobat Dgn Memperbanyak Istighfar
Sebagai seorang mukmin mestilah kami memperbanyak istighfar dan tobat kepada Allah. Jika satu sayap sudah mengepak, artinya kami sudah diperingatkan untuk kembali kepada Allah meminta ampun, serta selanjutnya memperbaiki kesalahan dgn tidak mengulanginya & menggantinya dgn kebaikan-kebaikan yg baru. Jika junjungan kami yang Mulia Nabi Muhammad saw saja masih beristighfar setidaknya 70 kali sehari, maka apalagi kita yang seharusnya melakukan lebih banyak lagi. Tobat itu tidak berarti cuma berlaku kepada org yg pada ketika tersebut mengerjakan dosa, tetapi tobat jg belaku utk setiap kondisi sebagai penghadang dari potensi dosa yang bisa saja terjadi setelah itu hari. Ia akn menjadi pelindung, yaitu kami yang mengenali dosa tersebut sebagai dosa maka ia akn lebih berhati-hati utk menjauhi dosa tersebut.

Jika kita dgn kesungguhan hati menangis memohon ampunan kepada Allah, maka Allah dgn sifat Ghofurnya akan memaafkan kita. Seseorang yang terus beristighfar maka hatinya akan melihat dosa tersebut sebagai suatu hal yang jijik & ia tdk ingin mendekatinya.

Secara alami umat Islam sudah tertanam rasa jijik akn daging babi, padahal ribuan perbuatan lainnya yang kotor tetap saja dilakukan. Jadi hikmahnya ialah Allah sudah meletakkan contoh rasa jijik & rasa gak suka kepada daging babi, maka rasa tersebut jugalah yang hrs ditumbuhkan kepada setiap perbuatan dosa. Serta hal itu bisa dilakukan dengan tobat dan memperbanyak istighfar.

Jika dlm diri manusia sudah tertanam rasa benci pada dosa & kemudia mengayunkan langkahnya kepada perbaikan diri, maka lama kelamaan segenap keburukannya akan menjauh.

Yakinlah bahwa di dalam tobat terdapat buah-buah yang berlimpah. Ini merupakan sumber mata air keberkatan. Pada hakikatnya para wali & orang-orang saleh ialah mereka yang bertobat dan setelah itu mereka terus istiqomah dlm tobatnya.

Oleh lantaran tersebut kita hrs tingkatkan tobat kami kita jadikanlah amal kita mendatangkan ridho sang Pemilik kita. Ingatlah bahwa hukuman dari kekeliruan akidah kita akn diputuskan di akhirat nanti, keputusan menjadi orang Hindu atau Kristen atau menjadi org Islam. Tapi org yang aniaya yang bergelimang dosa serta pelanggaran, di dunia ini juga ia akan mendapatkan hukuman.

Sabda Nabi saw berikut kiranya bisa menjadikan kita hamba-hamba yang bertobat & memperbaiki diri.

”Allah lebih senang kepada orang yang bertobat daripada orang yg haus menemukan air, org yg mandul lalu punya anak, serta orang yang tersesat lalu menemukan jalan. Dan barangsiapa bertobat kepada Allah dengan tobat yang baik, maka Allah membuat lupa dua malaikat yang mengawasi amal itu (Rakid & Atid), seluruh anggota badannya, dan tempat dlm tanah (kubur) terhadap kesalahan-kesalahan org yang tobat & dosa-dosanya.” (HR Ibnu Abbas)

Semoga Allah menerima tobat kita.

Rahasia Sidik Jari Modern Living Room Furniture

5 komentar: